Home » Renungan (Page 9)

Category Archives: Renungan

Menjadi PengikutNya

Lukas 9:51-62

Di segala zaman, para pengikut Kristus seringkali mengalami banyak sekali tantangan dan hambatan. Dilihat dari sumbernya, tantangan dan hambatan bisa datang dari dalam maupun dari luar orang percaya. Supaya orang percaya mampu mengatasi segala hambatan dan tantangan, diperlukan komitmen yang tinggiyang menjadi dasar dalam diri orang percaya untuk terus melangkah maju. Orang percaya tidak dikehendaki untuk menyerah dalam setiap pergumulan yang datang silih berganti. Ia sebaiknya meyakini dalam kelelahan bahkan keadaan yang dirasanya tidak ada pengharapan karya Tuhan senantiasa ada. Tuhan selalu bisa memakai berbagai cara supaya orang percaya tetap menjadi pengikut-Nya. Iman seperti itulah yang harus ditumbuhkan. Memang menjadi pengikut Kristus yang setia membutuhkan pembelajaran yang panjang dan pengorbanan yang besar. Para nabi, rasul dan murid Yesus Kristus sungguh bisa merasakan kebahagian karena mereka mengikuti Dia sampai akhir kehidupannya.

Continue Reading →

Dipulihkan Untuk Bersaksi

Lukas 8:26-39

Di minggu keempat bulan Juni tahun 2019 ini, umat diperhadapkan pada permasalahan yang berpotensi merapuhkan iman jika tidak direspons secara benar. Separuh perjalanan tahun sering dipakai untuk mengevaluasi bergulirnya roda kehidupan, semisal menghitung banyaknya keuntungan yang didapat, dan juga kerugian yang dialami bagi mereka yang berwirausaha. Atau mulai menyadari sebuah realitas yang berkenaan dengan kualitas relasi di dalam rumah tangga, masyarakat, atau pun bergereja. Hal kedua yang menjadi ke-khas-an di bulan ini adalah diperhadapkannya sebagian umat pada kebiasaan latah berbau skeptis akan bayang-bayang beratnya beban biaya pendidikan bagi orang tua, juga beban bagi anakanak yang sedang memperjuangkan proses pendidikannya (JuniAgustus). Dan hal terakhir yang mewarnai pergumulan umat bulan Juni tahun 2019 ini adalah pasca PEMILU serentak bulan April lalu, di mana sedikit banyak pasti berpengaruh pada iklim kehidupan berbangsa dan bernegara. Menanggapi ketiga hal tersebut, tak jarang kita menjadi lesu, tak berpengharapan tatkala melihat realitas yang jauh dari apa yang direncanakan.

Continue Reading →

Merayakan Karya Trinitas

Yohanes 16:12-15

Memahami sepenuhnya Allah Trinitas adalah kemustahilan sebab bagaimanapun juga Allah adalah misteri. Misteri tidaklah sama dengan masalah ataupun teka-teki. Masalah harus diselesaikan, teka-teki harus dipecahkan, sementara misteri tidak dapat disingkapkan dengan argumen rasional ataupun dianalogikan dengan hal-hal empiris.

Jika kita mengaku mampu memahami Allah sepenuhnya maka dapat dipastikan bahwa yang kita pahami tersebut bukanlah Allah sebab sampai kapanpun Allah yang tidak terbatas tidak akan dapat dibatasi oleh pikiran kita yang sangat terbatas. Walaupun Allah Trinitas tidak dapat dibatasi oleh pikiran manusia tetapi doktrin tentang Allah Trinitas dapat membantu kita untuk menyelami karya Allah Trinitas dan menolong kita untuk berpartisipasi dalam misi-Nya. Cara terbaik untuk memahami Allah Trinitas adalah dengan melihat dan merasakan karya-Nya dalam kehidupan sehari-hari sekalipun ada begitu banyak keterbatasan.

Continue Reading →

Karya Roh di Ruang Publik

Kisah Para Rasul 2:1-21

Susan B. Anthony (1820-1906), seorang pegiat hak-hak perempuan di Amerika Serikat, pernah memberikan komentar terkait dengan kehidupan beragama. Katanya, “Saya tidak percaya orang yang merasa tahu betul apa yang Tuhan ingin mereka lakukan, karena saya yakin itu selalu sesuai dengan keinginan mereka sendiri.” Apa yang dikatakan Anthony seringkali merujuk pada tindakan yang dilakukan seseorang atas nama kehendak Tuhan, atau yang lebih umum karena dianggap sebagai dorongan Roh Kudus. Bagi Anthony, orang yang sedemikian adalah orang yang memenjarakan Roh Kudus dalam keegoisannya. Orang yang semacam inilah yang mengerdilkan karya Roh dan mencuri kemuliaan Tuhan. Mereka adalah orang yang menghidupi semangat triumfalistik atau superioritas, yang menempatkan diri “lebih tinggi” dari semua. Semangat ini menghasilkan kehidupan beragama yang eksklusif, merasa bahwa hanya diri dan kelompoknya yang diberkati oleh Tuhan.

Continue Reading →

Dipersatukan oleh Bapa yang Adil dan Pengasih

Yohanes 17:20-26

Keadilan Allah merupakan konsep yang penting. Allah yang adil adalah Allah yang tidak membeda-bedakan. Bagi orang Yahudi, hal itu sulit untuk dipahami sebab orang Yahudi menganggap merekalah bangsa pilihan Allah dan orang-orang non Yahudi bukan bangsa pilihan Allah. Pemahaman dalam diri orang Yahudi itu membuat mereka menjadi ekslusif. Orang atau kelompok yang bersikap ekslusif berpikir bahwa mereka beda dari yang lain. Beda dalam etnis/suku, tingkatan materi, jabatan, agama, dll. Mereka menganggap diri superior dibanding yang lainnya. Mereka biasanya menjauhkan diri atau membatasi pergaulan dari yang lainnya, yang dianggap berbeda. Mereka merasa bahwa keberadaan yang lain menjadi ancaman.

Continue Reading →

Agenda Kegiatan

Ibadah Minggu Online : Setiap Hari Minggu jam 08.00 WIB livestreaming di channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul dan Radio Swara Dhaksinarga 89,9 FM

Persekutuan Doa Rabu Pagi : Setiap Hari Rabu jam 04.30 WIB di Gedung Gereja

Links

Kontak

GKJ Wonosari Gunungkidul
Jl. Gereja No. 11-12 Wonosari, Gunungkidul, DIY, 55812, Telp : (0274) 391 146
No. Rekening BRI a.n. GKJ Wonosari : 0153-01-001186-56-7

Jadwal Ibadah Induk

06.00 BAHASA INDONESIA

08.00 BAHASA JAWA

16.30 BAHASA JAWA

18.30 BAHASA INDONESIA

Jadwal Ibadah Panthan

PANTHAN BENDUNGAN 07.00 WIB BAHASA JAWA (Minggu I Bahasa Indonesia)

PANTHAN RANDUKUNING 07.00 WIB BAHASA JAWA (Minggu II Bahasa Indonesia)

PANTHAN NGLIPAR 07.00 WIB BAHASA JAWA (Minggu II dan IV Bahasa Indonesia )

PANTHAN KEBONJERO 07.00 WIB BAHASA JAWA (Minggu I Bahasa Indonesia)

PANTHAN HARGOMULYO 08.00 WIB BAHASA JAWA (Minggu II Bahasa Indonesia)

Powered by WordPress / Academica WordPress Theme by WPZOOM